Jumlah Peserta: 50 Orang

Kegiatan

  1. Tahapan Pelaksanaan
  2. Tahap Persiapan

Tahap persiapan merupakan hal awal mahasiswa dalam mempersiapkan diri sebelum melaksanakan kuliah kerja latihan profesi. Tahap persiapan dimaksud adalah:

  • Mahasiswa calon peserta KKLP mendaftarkan diri kepada Panitia dengan memperlihatkan KRS dan KHS yang telah ditandatangani oleh Dosen Penasehat Akademik dan Ketua Jurusan serta kwitansi pembayaran SPP Semester yang sedang berjalan dan membayar Biaya KKLP sesuai dengan ketentuan yang berlaku bagi setiap mahasiswa.
  • Mahasiswa telah menjalani perkuliahan 6 semester.
  • Mahasiswa yang memprogramkam mata kuliah KKLP harus memenuhi syarat Sekurang-kurangnya telah menyelesaikan 75% dari Total SKS yang harus diselesaikan
  1. Materi Kegiatan

Materi kegiatan KKLP ini dapat diuraikan sebagai berikut :

  • Mahasiswa Jurusan Tarbiyah & Adab

Materi yang berkaitan dengan pelatihan keterampilan mengajar dan tugas-tugas keguruan lainnya secara terbimbing yakni :

  1. Materi Pokok dalam Pelatihan Mengajar Terbimbing
    • Penyusunan administrasi pembelajaran (Analisis Minggu Efektif, Prota, Prosem, Silabus, RPP, Analisis KKM, administrasi penilaian dan lain-lani.
    • Pengembangan materi, media dan sumber belajar.
    • Pelaksanaan kegiatan pembelajaran.
    • Pelaksanaan penilaian/evaluasi hasil belajar.
  2. Materi Pokok yang berkaitan dengan keterampilan mengajar di depan kelas
    • Pengelolaan tugas rutin, fasilitas belajar dan waktu.
    • Penggunaan strategi pembelajaran.
    • Kemampuan berkomunikasi dengan siswa.
    • Kemampuan mendemontrasikan khasanh metode mengajar.
    • Kemampuan mendemontrasikan penguasaan mata pelajaran dan relevansinya antara topik dan ilmu pengetahuan lain.
    • Kesan umum rencana pembelajaran baik tentang kebersihan dan kerapian maupun tentang penggunaan bahasa tulis.
    • Kemampuan untuk tampil dengan menggunakan bahasa dan perilaku yang tepat.
  3. Materi pokok kemampuan untuk mengadakan hubungan antar pribadi dengan peserta didik dan orang lain, meliputi :
    • Penumbuhan sikap positif siswa.
    • Keterbukaan dan keluwesan terhadap siswa dan orang lain.
    • Kegairahan dan kesungguhan mahasiswa dalam kegiatan pembelajaran dan dalam pelajaran yang diajarkan.
    • Pengelolaan interaksi dan perilaku dalam kelas.
    • Materi pokok dalam tugas-tugas keguruan lainnya secara terbimbing.
  4. Satuan Pelajaran/ Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (SP/RPP)

Model/format satuan pelajaran/rencana pelaksanaan pembelajaran yang digunakan oleh mahasiswa KKLP adalah model/format satuan pelajaran/rencana pembelajaran yang dipakai oleh sekolah tempat mahasiswa KKLP.

  • Mahasiswa Jurusan Ekonomi Syariah dan Bisnis Islam

Kegiatan KKLP bagi mahasiswa Jurusan Ekonomi dilakukan dalam bentuk rangkaian kegiatan;

  1. Pengamatan

Pengamatan yang berkaitan dengan manajemen, administrasi dan mekanismenya, dengan rincian sebagai berikut:

  • Manajemen Perusahaan: (Manajemen SDM, Manajemen Keuangan, manajemen Pemasaran, dll)
  • Administrasi perusahaan: Pembukuan, akunting, auditing, neraca, dll
  • Mekanisme dan kegiatan perusahaan: Funding, Financing, Service/jasa.
  1. Latihan kerja/Magang

Setiap mahasiswa praktikum melakukan magang secara langsung dan membantu para pegawai perusahaan yang berkaitan dengan administrasi perusahaan, pembukuan, akunting dan pemasaran. Disamping itu dapat membantu para petugas sebagai rekan kerja pada bidangnya masing-masing.

  1. Penyusunan Kerja Latihan Profesi

Penyusunan kerja latihan profesi yang meliputi: pengelolaan, manajemen, akunting, produksi, dan pemasaran.

  1. Alokasi Waktu

Pelaksanaan kegiatan KKLP sesuai dengan kelender akademik berjalan.

  1. Tata Tertib
  • Kewajiban Mahasiswa Peserta KKLP.

Selama melaksanakan kegiatan KKLP mahasiswa diwajibkan memenuhi ketentuan sebagai berikut:

  1. Melaksanakan KKLP sekurang-kurangnya 90 % dari alokasi waktu yang ditentutan.
  2. Menyusun program rencana kegiatan yang harus sudah diselesaikan dalam waktu 3 hari setelah penyerahan yang diwujudkan dalam bentu matriks rencana kegiatan.
  3. Membuat catatan harian secara tertib setiap hari sesuai dengan program kegiatan yang dilakukan pada hari itu.
  4. Wajib menghindarkan diri dari kegiatan politik praktis, mencampuri urusan intern lembaga lokasi KKLP, penyalahgunaan narkoba, perbuatan yang melanggar norma susila, dan perbuatan tercela lainnya yang dapat mencemarkan nama baik almamater dan merugikan pihak lain.
  5. Menciptakan hubungan yang baik dengan semua pihak yang terkait dengan pelaksanaan program KKLP.
  6. Mengenakan identitas dan atau tanda pengenal KKLP pada saat melaksanakan kegiatan.
  7. Mentaati tata tertib yang berlaku
  8. Menjaga nama baik alamater STAI Al-Mawaddah Warrahmah Kolaka

 

 

  • Sanksi Bagi Mahasiswa Peserta Kuliah Kerja Latihan Profesi

Mahasiswa peserta Kuliah Kerja Latihan Profesi yang tidak memenuhi tata tertib dan kewajibannya dapat dikenakan sanksi seperti berikut:

  1. Peringatan secara lisan
  2. Peringatan secara tertulis
  3. Pengurangan nilai KKLP
  4. Penarikan dari lokasi sebelum masa berakhir KKLP dan kepada yang bersangkutan dinyatakan gugur sebagaian atau seluruhnya sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan
  5. Mahasiswa yang ditarik dari lokasi dan dinyatakan gugur harus mengulang KKLP pada kesempatan lain dan wajib membayar biaya KKLP sesuai dengan ketentuan yang berlaku
  6. Jika kasusnya baru diketahui setelah mahasiswa yang bersangkutan ditarik dari lokasi KKLP, sedang kegiatan KKLP telah berakhir, konsekuensinya adalah:
    • Pelaksanaan ujian KKLP ditangguhkan sampai kasusnya dapat diselesaikan dengan tuntas
    • Jika nilai KKLP telah diperoleh, nilai tersebut ditangguhkan dan dapat berlaku atau dipergunakan apabila kasusnya telah dapat diselesaikan secara tuntas dengan disertai bukti-bukti sah.

Penetapan sanksi dilakukan oleh tim seleksi melalui pengkajian, pembahasan, dan musyawarah.

 

  1. Pembimbing

Tim pengarah dan pembimbing adalah para dosen di lingkungan STAI Al Mawaddah Warrahmah Kolaka yang diberi tugas untuk menjadi dosen pembimbing dalam kegiatan yang dimaksud dengan kewajiban:

  • Melakukan koordinasi dengan penanggung jawab lokasi (Kepala Sekolah atau pimpinan industri)
  • Memberikan bimbingan kepada mahasiswa minimal satu kali dalam sepekan
  • Mewakili STAI/LPPM dalam kegiatan pelaksanaan KKLP
  • Melaksanakan administrasi pencatatan bimbingan
  • Membimbing penyusunan laporan dan menguji mahasiswa pada akhir seluruh rangkaian kegiatan KKLP
  • Menjaga nama baik almamater
  • sebagai mediator dan atau penghubung antara mahasiswa dengan tuan rumah

Adapun sanksi bagi dosen pembimbing lapangan yang tidak menjalankan kewajiban sebagaimana mestinya diberikan sanksi sebagai berikut:

  • Peringatan secara lisan
  • Peringatan secara tertulis
  • Dibebastugaskan dari tugasnya sebagai DPL
  1. Evaluasi
    1. Evaluasi dilakukan oleh pembimbing berdasarkan hasil koordinasi dengan instruktur di tempat KKLP
    2. Evaluasi didasarkan kepada; (a) aktivitas dan kedisiplinan serta  kreativitas selama praktek (b) Penguasaan pengetahuan lapangan; (c) Penyesuaian diri dengan lingkungan/tugas yang dikerjakan; (d) pembuatan laporan; (e) frekuensi kehadiran
    3. Penilaian (Nilai Kumulatif) Kuliah Kerja Latihan Profesi (KKLP) didasarkan pada sistem yang berlaku di STAI Al Mawaddah Warrahmah Kolaka, dengan standar Penilaian sebagai berikut:
  2. 85 – 100  = A : Lulus
  3. 75 –  84  = B : Lulus
  4. 65 –  74  = C : Lulus
  5. 55 –  64  = D : Lulus
  6. 00 – 54  = E : Tidak Lulus (Mengulang Tahun depan)
  7. Penyusunan Laporan

Penyusunan laporan dilakukan pada akhir kegiatan dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. Bahan laporan adalah seluruh rangkaian kegiatan praktek, terdiri dari pembekalan, pengamatan, dan praktek kerja/magang di lapangan;
  2. Laporan tersebut dibuat oleh masing-masing mahasiswa secara dindividu;
  1. Sistematika laporan dapat disusun secara kronologi, sesuai dengan rangkaian kegiatan yang dilakukan, dan lebih khusus bidang yang diamati adalah manajemen  (Sumber daya manusia, keuangan, pemasaran), aspek Funding, Financing dan Service serta Administrasi perusahaan pada umumnya;
  2. Pada bagian muka laporan ditulis pengantar, dan akhir laporan dilakukan evaluasi, baik terhadap unsur penunjang maupun penghambat kegiatan praktek profesi, maupun terhadap kerjasama kelompok dalam penyelenggaraan praktek, dibuat sebanyak 3 (tiga) eksemplar. Laporan asli diserahkan kepada Panitia/Jurusan, sedangkan salinannya masing-masing satu eksemplar untuk pembimbing dan peserta/mahasiswa KKLP;
  3. Pada laporan dibubuhi persetujuan pembimbing dan Ketua Jurusan masing-masing untuk diketahui.

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *